Ekskul...bukan sekadar kegiatan setelah pulang sekolah.
Itu tempat kita jadi versi diri yang paling jujur, yang ketawa paling keras, capeknya terasa ringan, dan bahagianya sederhana tapi penuh.
Sepulang kelas, saat sekolah mulai sepi, justru di situlah hidup terasa mulai.
Latihan, lomba, lelah yang anehnya dirindukan, dan kebersamaan yang tanpa sadar membentuk kita. Kita dulu belajar banyak hal tanpa merasa sedang “belajar” tentang jatuh, bangkit, kerja sama, dan saling menguatkan.
Kini semuanya tinggal kenangan. Seragam sudah disimpan, ruang latihan sudah berganti wajah. Tapi rasa itu masih sama: hangat, hidup, dan tidak tergantikan.
Dan semakin dewasa, kita baru sadar… yang paling kita rindukan bukan hanya masa itu, tapi diri kita yang pernah ada di dalamnya.